Kamis, 01 Januari 2015

Pneumonia Pneumosistis (PNP)

Pneumonia Pneumosistis atau Pneumositosis adalah penyakit radang paru-paru yang disebabkan oleh P. jirovecii. P.  jirovecii merupakan salah satu jamur yang termasuk dalam golongan yeast (khamir) karena mempunyai dinding sel yang ultrastrukturnya mirip dengan jamur, mempunyai mitokondria dengan krista berbentuk lamelar dan bentuk kistanya mempunyai badan intrakista yang menyerupai askospora yang dibentuk oleh Ascomycetes. P. jirovecii adalah jamur yang menyebabkan penyakit pneumocystis pneumonia pada pasien yang mempunyai sistem imun yang lemah. Jamur ini sering dianggap sebagai protozoa, tetapi menurut analisis biokimia dan menurut kompisisi asam nukleat pada rRNA dan DNA mitokondria. 
Secara morfologi ini terdiri dari dua bentuk yaitu tropozoit dengan dinding tipis dan bentuk kista yang mempunyai dinding tebal. Bentuk tropozoit (trofik) berukuran 1-4 μm, sedangkan bentuk kista mempunyai dinding tebal dengan ukuran 5-8 μm, mengandung 4-8 inti. Siklus hidup P. jirovecii terdiri dari 2 siklus yaitu siklus aseksual dan seksual. Siklus aseksual melibatkan bentuk trofik (tropozoit) dan siklus seksual melibatkan bentuk kista, akhir dari siklus adalah terbentuknya kista-kista yang baru.



Jamur ini dapat menginfeksi paru-paru menyebabkan pneumonia akut, subakut, bahkan dapat berakibat fatal. Jamur ini menyerang manusia yang mempunyai imun (kekebalan tubuh) rendah. Jamur ini dapat menginfeksi anak-anak dan bayi prematur, terkena malnutrisi, dan yang berumur 2-5 tahun, orang yang mengikuti terapi kortikoteroid, terapi cytotoxic, terapi immunosuppresive, orang yang menerima trasplantasi organ yang sudah terinfeksi jamur ini, orang yang terkena tumor, dan orang yang terserang virus HIV (AIDS).
        PNP terjadi pada kasus yang mendapat terapi imunosupresi kronik atau yang mengalami gangguan sistem imun. Pada individu dengan status imun baik, tidak tampak gejala atau asimtomatik. PNP merupakan kejadian umum pada penderita AIDS di negara-negara maju. Di negara berkembang insidennya tidak diketahui dengan pasti karena data belum tersedia. Sebelum penggunaan obat-obat profilaksis, hampir 80% kasus AIDS menderita PNP.
Gejala-gejala yang ditunjukkan bila terinfeksi jamur ini adalah melemahnya kondisi tubuh, berat badan berkurang, demam yang kadang kadang muncul dan kadang-kadang hilang, batuk kering (batuk yang tidak berdahak), dypsnea yang progresif (pernapasan semakin cepat dan pendek-pendek), tachipnea, dan cyanosis. Selain itu, produksi sputum yang terdapat darahnya, dan jamur ini dapat keluar dari paru-paru dan menyebar ke limpa, hati maupun sumsum tulang (walaupun kemungkinannya sedikit).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ZAT DAN KARAKTERISTIKNYA

Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Berdasarkan wujudnya, zat dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu zat padat, cair da...