Sabtu, 10 Mei 2014

Loa Loa Filariasis ( Calabar Swelling)


 











Loa loa filariasis (juga dikenal sebagai loaiasis, Calabar swelling, Fugitive swelling, Tropical swelling dan Afrika eyeworm) penyakit mata yang disebabkan oleh cacing nematoda, Loa loa dengan vektor yaitu Lalat Crysops silaceae dan Crysops dimidiate. Daya hidup cacing ini berkisar antara 4 sampai 17 tahun dengan distribusi yang terbatas pada hutan dan tepi hutan di daerah katulistiwa afrika yang sering hujan.

 

Adapun yang menjadikan keunikan dari cacing Loa loa ini adalah, dimana selama masa siklus pertumbuhannya bisa masuk ke dalam jaringan sklera mata, namun hal ini tidak menyebabkan gangguan pada penglihatan dan menimbulkan ketidaknyaman pada penderitanya.

 
Contoh kasus di India :

Seorang dokter di India berhasil menarik keluar cacing hidup sepanjang 13 cm dari mata seorang pasien yang terus-menerus mengeluhkan rasa sakit.

Saat dokter V. Seetharahman memeriksa pasien P.K. Krishna murthy dengan usia 75 tahun di rumah sakit Fortis di Mumbai, ahli mata itu terkejut melihat ada mahluk parasit yang menggeliat. Ia memutuskan untuk segera mengoperasi untuk mengeluarkan cacing tersebut sebelum terjadi luka lain. Selama dua minggu, Krishnamurthy menderita iritasi dan mata merah sebelum kemudian dokter melihat mahluk setipis benang tersebut di bawah mikroskop.
Dokter spesialis ini kemudian mengeluarkan cacing sepanjang 13 cm dengan sedikit membuka konjunktiva si pasien. Operasi selama 15 menit ini dilihat langsung oleh istri pasien yang ketakutan, Saraswati. Cacing 13 cm yang diangkat dari mata pasien. Setelah diangkat, cacing itu sempat hidup selama 30 menit setelah operasi, dan kemudian dikirim ke bagian mikrobiologi rumah sakit tersebut untuk identifikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ZAT DAN KARAKTERISTIKNYA

Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Berdasarkan wujudnya, zat dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu zat padat, cair da...