Asal muasal kata Bokor artinya suatu wadah atau yang lebih tepat lagi
tempat berbentuk piring atau mangkok yang terbuat dari tembaga atau
emas. Menurut cerita dari pemuka masyarakat bahwasanya sewaktu perahu
kerabat Raja Siak dan keluarganya lari dikejar lanun atau perampok
diperairan Selat Panjang sampailah dengan tidak diduga sehingga menuju
disuatu sungai dan pada hari-hari berikutnya perahu Raja Siak tersebut
istirahat di tepi sungai tersebut. Pada suatu hari sewaktu memandikan
anaknya dengan mengunakan sebuah wadah mangkok (Bokor) tersebut, dengan
tergesa-gesa maka jatuhlah wadah (Bokor) tersebut ke dalam sungai itu,
sampai berhari-hari ternyata wadah (Bokor) tersebut tidak ditemui. Maka
Raja Siak pada waktu itu memberi nama sungai tersebut sungai Bokor dan
Desa yang ada dihulu sungai dinamakan Desa Bokor sampailah saat sekarang
ini (wikipedia).
Sangat beruntung dapat kukerta di desa ini, banyak potensi dijadikan desa yang mantap. Pantas aja desa ini jadi Desa Wisata.
Banyak bahasa yang dipelajari setelah kukerta disini, ex : "Mike ni tak ada hakal" "Kaccchauuu" "Aouk" "Bute kedaghah" etc
BOKOW, I'LL BE BACK
Miss that moment<3
